
18-10-2025
Abu Wadaha News: Aksi dan Pidato Hizbut Tahrir / Wilayah Sudan di Masjid Fakultas Teknik di Port Sudan
Dalam kampanye (Gagalkan Rencana Pemisahan Darfur) yang diluncurkan oleh Hizbut Tahrir / Wilayah Sudan, partai tersebut menyelenggarakan aksi di depan Masjid Al-Misriyah (Fakultas Teknik) di kota Port Sudan, hari Jumat ini, 25 Rabi'ul Akhir 1447 H, bertepatan dengan 17/10/2025 M, di mana Sheikh Nasser Reda, Ketua Komite Komunikasi Pusat Hizbut Tahrir di Wilayah Sudan, berbicara kepada jamaah salat yang berkumpul setelah salat Jumat. Selama pidato, para pemuda partai mengangkat bendera dan spanduk bertuliskan frasa seperti: (Gagalkan rencana Amerika untuk memisahkan Darfur - Hentikan agen dan pengkhianat, dan cegah pemisahan Darfur - Cegah pemisahan Darfur sebelum bergabung dengan Sudan Selatan - Penduduk Al-Fashir dibunuh oleh perang dan kelaparan, maka percepat pembebasan mereka dengan Khilafah - Pemerintah pendirian paralel, rencana Amerika untuk memisahkan Darfur, maka cegah pembentukannya - Amerika mempercepat rencananya untuk memisahkan wilayah Darfur, dan tidak ada yang melindungi kecuali dengan menjadikan isu persatuan negara sebagai isu yang menentukan), dan slogan-slogan lainnya yang dengan tekun difoto oleh jamaah salat, dan merekam pidato yang disampaikan oleh Ustadz Nasser, dimulai dengan firman Allah SWT: (Sesungguhnya (agama) ini adalah agama kamu semua, agama yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku).
Dan dengan sabda Nabi SAW dalam hadis sahih dari Muslim dari Arfaja, ia berkata, "Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya akan ada hal-hal buruk dan hal-hal buruk, maka barangsiapa ingin memecah belah urusan umat ini sementara mereka bersatu, maka tebaslah dia dengan pedang, siapa pun dia. Dalam riwayat lain: maka bunuhlah dia)."
Menekankan persatuan umat dan persatuan entitas politiknya, dan memperingatkan terhadap segala tindakan yang memecah belah kelompok dan membagi negara. Kemudian dia menjelaskan bahwa kami di Hizbut Tahrir / Wilayah Sudan, menyeru para pemilik kekuatan dan kekuasaan, dan mengimbau masyarakat negara itu untuk berdiri menghadapi rencana kafir Barat penjajah, yang berusaha memecah negara kita dan merobek persatuannya, sebagai kepatuhan terhadap sabda Nabi SAW: (Barangsiapa datang kepadamu sementara urusanmu bersatu pada satu orang, ingin memecah belah tongkatmu atau memisahkan kelompokmu, maka bunuhlah dia) dan bahwa Allah SWT menyeru kamu dengan firman-Nya: (Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan bahwa kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan), maka penuhilah seruan Allah SWT dan tegakkan kehidupan dalam ketaatan kepada Allah SWT, dengan menegakkan Khilafah Rasyidah sesuai manhaj kenabian.
Dan di akhir aksi, ada takbir, tahlil, dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
Kantor Media Hizbut Tahrir di Wilayah Sudan
Sumber: Abu Wadaha News
