Organization Logo

أفغانستان المكتب

ولاية أفغانستان

Tel:

hizbuttahrir.af@gmail.com

Bentrokan Terbaru antara Afghanistan dan Pakistan Menguntungkan Kebijakan Regional Amerika dan India
Press Release

Bentrokan Terbaru antara Afghanistan dan Pakistan Menguntungkan Kebijakan Regional Amerika dan India

October 13, 2025
Location

Siaran Pers

Bentrokan Terbaru antara Afghanistan dan Pakistan

Menguntungkan Kebijakan Regional Amerika dan India

(Diterjemahkan)

Pada Sabtu malam, tentara Afghanistan dan Pakistan terlibat dalam pertempuran perbatasan, di mana masing-masing menembaki posisi yang lain di sepanjang Garis Durand; Akibatnya, kedua belah pihak Muslim menderita kerugian manusia. Dua malam sebelumnya, tentara Pakistan menembaki lokasi tertentu di kota Kabul dan Paktika, menyebabkan kerugian manusia.

Kantor Media Hizbut Tahrir di Wilayah Afghanistan mengutuk perang yang sedang berlangsung antara kedua negara Muslim ini, dan menganggapnya sebagai layanan bagi kebijakan regional Amerika dan India, dan merugikan umat Islam. Konflik ini sekali lagi menunjukkan bagaimana perbatasan buatan dan kebijakan non-Islami telah mengadu domba umat Islam satu sama lain, sementara musuh-musuh sejati umat mengamati situasi dari posisi yang sangat aman.

Sangat disesalkan bahwa tentara Pakistan - yang menganggap dirinya sebagai tentara terkuat di negara-negara Islam - menyebarkan kekuatan dan senjatanya bukan melawan musuh-musuh Islam, tetapi melawan saudara-saudara Muslimnya! Tentara yang sama ini, yang tanpa malu-malu menyerahkan Kashmir ke India, dan tetap diam menghadapi kebijakan anti-Islam dan tindakan represif pemerintah nasionalis Hindu Modi, sekarang menyerang kota-kota dan desa-desa di Afghanistan dan wilayah kesukuan dengan sangat berani, sedemikian rupa sehingga jika keberanian dan tekad ini ditunjukkan terhadap India dan negara Yahudi, Kashmir tidak akan tunduk pada penghinaan, Gaza tidak akan menanggung dua tahun pembantaian massal, dan penyelesaian damai yang memalukan tidak akan dipaksakan pada rakyat Gaza saat ini di bawah tekanan dan pengkhianatan para penguasa Muslim, termasuk para penguasa Pakistan.

Kita tahu bahwa pola permusuhan terhadap umat Islam dan sikap diam di hadapan kekafiran ini adalah hasil dari tindakan lingkaran tentara bayaran tertentu di dalam tentara Pakistan, dan keberanian ini berasal dari pendekatan sementara antara kepemimpinan Pakistan dan tuan mereka, Donald Trump. Pendekatan ini telah memberi tentara Pakistan ilusi dan keberanian untuk melancarkan serangan di Afghanistan, dan Amerika telah menetapkan peran bagi mereka untuk membuat umat Islam di wilayah kesukuan dan di sepanjang Garis Durand sibuk dengan para mujahidin Afghanistan.

Seperti yang terjadi baru-baru ini, dan sebagai hukuman sementara bagi India, Amerika sekali lagi berpura-pura bahwa Pakistan adalah mitra penting; di mana kepemimpinan politik dan militer Pakistan sibuk bepergian, berfoto, dan menjilat para pejabat Amerika. Namun, ketika angin berubah, Pakistan sekali lagi didorong ke sudut keterlupaan. Seperti yang pernah diakui oleh Khawaja Muhammad Asif, Menteri Pertahanan Pakistan: "Kami telah melakukan pekerjaan kotor ini untuk Amerika selama sekitar tiga dekade... dan Barat, termasuk Inggris. Itu adalah kesalahan dan kami menderita karenanya."

Pengakuan ini menunjukkan bahwa beberapa dekade kebijakan Pakistan telah melayani kepentingan Amerika dan memaksakan biaya yang mahal pada umat Islam di wilayah tersebut. Peristiwa baru-baru ini juga menunjukkan bahwa Pakistan belum belajar dari sejarah, dan sedang mengulangi sanjungan Amerika untuk mengembalikan perannya di wilayah tersebut. Kenyataannya adalah Amerika hanya mengingat Pakistan ketika mencapai jalan buntu dalam kebijakannya terhadap Afghanistan, India, atau Cina. Kemudian, Pakistan tiba-tiba menjadi "mitra strategis" dan peran sementaranya diaktifkan! Tetapi begitu tugas selesai dan kebijakan Amerika di wilayah tersebut kembali ke jalurnya, Pakistan dipinggirkan lagi; semua janji dan senyum diplomatik itu - seperti yang jelas di era Biden - hanyalah topeng sementara.

Pesan kami kepada para mujahidin Afghanistan dan kepada orang-orang yang tulus di tentara Pakistan adalah: daripada membantai dan berkelahi dengan umat Islam, lihatlah gambaran yang lebih besar. Saat ini, harapan umat Islam di seluruh dunia - terutama di Asia Selatan - bergantung pada kemampuan militer para mujahidin Afghanistan dan para perwira yang tulus di tentara Pakistan yang menempatkan Islam dan janji surga di atas pangkat dan posisi duniawi. Kekuatan-kekuatan ini memiliki kemampuan untuk membuat perubahan besar: dengan menghapus perbatasan kolonial buatan dan mendirikan Khilafah Rasyidah, mereka dapat menyatukan kemampuan umat di seluruh wilayah dan muncul sebagai poros politik dan militer independen di panggung global. Bahkan, Khilafah akan menetralisir rencana-rencana penjajahan Amerika, India, dan Cina di wilayah tersebut, dan mengerahkan tentara untuk membebaskan negara-negara Islam yang diduduki seperti Kashmir, Turkistan Timur, dan Palestina.

﴿وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلاَ تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُواْ إِنَّ اللّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

Kantor Media Hizbut Tahrir

Di Wilayah Afghanistan

Official Statement

أفغانستان المكتب

ولاية أفغانستان

أفغانستان المكتب

Media Contact

أفغانستان المكتب

Phone:

Email: hizbuttahrir.af@gmail.com

أفغانستان المكتب

Tel: | hizbuttahrir.af@gmail.com

Reference: PR-0199dc97-30c0-7079-a7df-f0ce7fed8ff2