Fitnah Antara Afghanistan dan Pakistan
Berita:
Terjadi bentrokan berdarah antara Pakistan dan Afghanistan di mana pesawat Pakistan digunakan untuk mengebom lokasi di Kabul, yang dibalas dengan tanggapan keras dari pasukan darat Afghanistan terhadap beberapa lokasi di dalam Pakistan, dengan partisipasi kelompok Taliban Pakistan Pashtun, yang menyebabkan kerugian besar jiwa dan properti di kedua belah pihak.
Komentar:
Ini bukan pertama kalinya darah umat Islam tumpah di perbatasan yang dibuat oleh Inggris kafir penjajah dan diabadikan oleh konsep nasionalisme bodoh, yang mengendalikan budaya politisi di Pakistan dan Afghanistan. Inggris jahat telah meninggalkan benih perselisihan antara masyarakat di kawasan itu, dengan membagi wilayah suku Pashtun antara Pakistan dan Afghanistan, yang menghasilkan konflik permanen di antara suku-suku ini dengan sistem Pakistan, yang mengambil berbagai bentuk dari waktu ke waktu.
Tidak diragukan lagi, negara-negara penjajah seperti Amerika dan India senang jika perang berkobar dan darah mengalir di antara umat Islam di Afghanistan dan Pakistan, bahkan mereka mungkin menemukan tangan langsung di dalamnya, terutama dengan meningkatnya ambisi Amerika di kawasan itu dan kegagalannya untuk melepaskan proyek pengaruh dan kendali di sana.
Kewajiban bagi Muslim Pakistan dan Afghanistan adalah menghapuskan perbatasan buatan antara kedua negara mereka, dan menyatukan masyarakat di kawasan itu dalam satu negara Islam yang menyatukan mereka pada kitab Allah dan sunnah Nabi-Nya ﷺ, dan segera keluar dari keadaan yang menyerupai keadaan bangsa Arab sebelum Islam, di mana mereka dicabik-cabik oleh perang suku dan konflik yang dimakan oleh musuh-musuh mereka, dan tidak ada yang menghentikannya kecuali berkumpul pada akidah Islam, syariatnya dan negaranya. Allah Ta'ala berfirman: ﴿وَإِن يُرِيدُوا أَن يَخْدَعُوكَ فَإِنَّ حَسْبَكَ اللَّهُ هُوَ الَّذِي أَيَّدَكَ بِنَصْرِهِ وَبِالْمُؤْمِنِينَ * وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ لَوْ أَنفَقْتَ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعاً مَّا أَلَّفْتَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ أَلَّفَ بَيْنَهُم إِنَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ﴾.
Kami memohon kepada Allah agar itu segera terjadi.
Ditulis untuk radio Kantor Media Pusat Hizbut Tahrir
Syeikh Adnan Mazyan
Anggota Kantor Media Pusat Hizbut Tahrir