Pernyataan Pers
Hizbut Tahrir/ Tanzania Meluncurkan Kampanye Khusus
Untuk Membela dan Mendukung Akidah Islam
(Terjemahan)
Pada hari Jumat, 2 Muharram 1447 H bertepatan dengan 27 Juni 2025 M, setelah shalat Jumat, Hizbut Tahrir/ Tanzania, melalui perwakilan media Hizbut Tahrir di Tanzania, Masoud Muslim, meluncurkan kampanye khusus di seluruh negeri, dari Masjid Al-Rahma Buguruni di kota Dar es Salaam.
Kampanye ini, yang akan berlangsung selama dua bulan; dari bulan Muharram hingga Safar 1447 H, bertujuan untuk melindungi dan membela akidah Islam. Kampanye ini hadir setelah masuknya, munculnya, dan menyebarnya gerakan-gerakan menyimpang yang menyebarkan berbagai ide-ide rusak, yang tujuan akhirnya tersembunyi, yaitu memerangi Islam dan membuat umat Islam meragukan agama mereka.
Kampanye ini bertujuan untuk:
- Menghadapi gagasan pluralisme agama
- Menghadapi gagasan paganisme
- Menghadapi ide-ide agama tradisional dan agama-agama Afrika
- Memperjelas pemahaman yang benar tentang akidah Islam secara keseluruhan
Kampanye ini mengusung slogan: "Tolak perbedaan antara agama, Kristen, paganisme, dan penyembahan berhala, dan berpegang teguhlah pada Islam", dan kampanye ini akan menggunakan berbagai metode untuk mempromosikan dirinya dan menyampaikan pesannya kepada publik, antara lain:
- Dialog publik di mimbar-mimbar Islam
- Dialog publik dengan umat Kristen dan pihak lain yang mengadopsi keyakinan yang memusuhi Islam
- Menulis dan mendistribusikan artikel di depan umum dan di situs media sosial
- Menulis dan mengirim surat terbuka ke berbagai lembaga dan komunitas non-Muslim, untuk mengungkap kelemahan ide-ide mereka dan menjelaskan hakikat Islam
- Berbagi video di situs media sosial
- Memanfaatkan mimbar khutbah Jumat
- Menerbitkan pernyataan pers
- Mengadakan aksi duduk
- Menyiarkan program televisi dan radio melalui internet, dan lain-lain
Hizbut Tahrir di Tanzania menyerukan kepada semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi penuh dalam kampanye penting ini, di mana umat Islam akan dapat memahami agama mereka secara lebih mendalam, dan non-Muslim akan memiliki kesempatan berharga untuk mempelajari dan meneliti Islam melalui argumen dan bukti rasional.
Masoud Muslim
Perwakilan Media Hizbut Tahrir di Tanzania


