Bersama Hadits Nabi
Marah Karena Allah
Kami menyapa Anda semua, para pendengar yang budiman di mana pun Anda berada, dalam episode baru program Anda: Bersama Hadits Nabi, dan kami mulai dengan sapaan terbaik, yaitu Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Diriwayatkan dari Aisyah, dia berkata: "Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah memukul apa pun dengan tangannya, tidak juga seorang wanita atau seorang pelayan, kecuali jika dia berjihad di jalan Allah. Dan tidak ada sesuatu pun yang diambil darinya lalu dia membalasnya, kecuali jika sesuatu dari hal-hal yang diharamkan Allah dilanggar, maka dia akan membalas karena Allah Azza wa Jalla." Riwayat Muslim
Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: [Manusia terbagi menjadi tiga golongan: golongan yang marah untuk diri mereka sendiri dan untuk Tuhan mereka, golongan yang tidak marah untuk diri mereka sendiri maupun untuk Tuhan mereka, dan golongan yang marah untuk Tuhannya bukan untuk dirinya sendiri, dan ini adalah akhlak Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Adapun orang yang marah untuk dirinya sendiri bukan untuk Tuhannya, atau mengambil untuk dirinya sendiri dan tidak memberi orang lain, maka mereka adalah seburuk-buruknya makhluk, tidak layak untuk agama maupun dunia].
Para pendengar yang terhormat
Sesungguhnya para penguasa yang buruk di zaman ini telah menjadikan penyebab kemarahan itu banyak dan terus-menerus, di antara penyebabnya adalah tidak menghukumi dengan apa yang diturunkan Allah, meremehkan hal-hal yang diharamkan Allah dan melanggarnya, mengikuti kebijakan yang mengarah pada kemiskinan, kehinaan, dan kekurangan, serta menyebabkan kekalahan bagi umat, dan mereka terus-menerus menyesatkan dan membodohi, dan mempertahankan keterbelakangan di semua bidang, dan melarang mereka untuk melakukan ibadah sebagaimana yang diperintahkan Allah, dan penyebab yang tidak ada habisnya dan harus ada kemarahan, kemarahan yang permanen dan berkelanjutan, kemarahan karena Allah dan demi Allah dan untuk agama-Nya dan Rasul-Nya Shallallahu Alaihi Wasallam. Kemarahan yang disertai dengan tindakan untuk mengubah penyebab kemarahan, maka barang siapa yang tidak marah karena Allah dan marah untuk dirinya sendiri maka dia pantas mendapatkan apa yang dia alami, dan barang siapa yang marah karena mahalnya harga dan tidak marah karena tidak adanya hukum Allah maka dia pantas mendapatkan apa yang dia alami, barang siapa yang marah karena dihina dirinya dan tidak marah karena dihina nabinya maka dia pantas mendapatkan apa yang dia alami, maka orang-orang saleh adalah mereka yang melaksanakan kewajiban dan meninggalkan hal-hal yang diharamkan dan marah untuk Tuhan mereka jika dilanggar hal-hal yang diharamkan-Nya, maka ini adalah akhlak Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam pemberian dan pembelaannya dan itu adalah hal yang paling sempurna maka harus ada kemarahan karena Allah dan bekerja untuk mewujudkan kekhalifahan yang menghilangkan penyebabnya dan mempertahankan penyebab ridha dan ketenangan.
Para pendengar yang terhormat
Sampai jumpa lagi dengan hadits nabi yang lain, kami tinggalkan Anda dalam lindungan Allah, dan Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.