Bersama Hadits Nabi
Bebaskan Tawanan
Kami menyapa Anda semua, para pendengar yang budiman di mana pun Anda berada, dalam episode baru program Anda Bersama Hadits Nabi dan kami mulai dengan salam terbaik, yaitu Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Diriwayatkan dari Abu Musa radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bebaskan tawanan, berilah makan orang yang lapar, dan jenguklah orang yang sakit."
Fathul Bari Syarah Shahih Bukhari
"Bebaskan tawanan" yaitu tawanan.
Ibnu Battal berkata: Membebaskan tawanan adalah wajib kifayah, dan ini adalah pendapat mayoritas ulama. Ishaq bin Rahawaih berkata: Dari Baitul Mal. Diriwayatkan juga dari Malik, dan Ahmad berkata: Tebusan dilakukan dengan kepala, adapun dengan harta, aku tidak mengetahuinya. Jika kaum Muslim memiliki tawanan dan kaum musyrik juga memiliki tawanan, dan mereka sepakat untuk saling menebus, maka itu harus dilakukan, dan tidak boleh menebus tawanan kaum musyrik dengan harta.
Para pendengar yang terhormat:
Kita semua mengetahui asal usul fikih hadits ini yang menganjurkan kita untuk membebaskan tawanan, memberi makan orang yang lapar, dan menjenguk orang yang sakit. Akan tetapi, terlintas dalam benak saya sebuah kilasan yang dihasilkan dari realitas umat Islam yang menyatakan bahwa umat Islam saat ini tertawan, lapar, dan sakit. Tertawan karena sistem kekufuran menguasainya secara militer, politik, ekonomi, pemikiran, dan media. Dan lapar karena kebaikan yang telah Allah berikan kepadanya dirampas darinya dan kebaikan ini menjadi barang bagi orang kafir untuk dinikmati. Dan sakit karena penyakit kapitalisme yang merajalela di tubuhnya. Tidakkah kita bekerja untuk membebaskan umat Islam dari tawanan, kelaparan, dan penyakit yang menimpanya?! Dan jangan berhenti di sini, tetapi bekerja untuk membebaskan dunia setelah membebaskan diri kita sendiri?!
Para pendengar yang terhormat, sampai jumpa lagi dengan hadits nabawi lainnya, kami tinggalkan Anda dalam lindungan Allah, dan Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.