Pernyataan Pers
Kapan Kita Menghentikan Intervensi Barat Kafir dan Organisasi Kolonialnya dalam Hidup Kita, dan Menghadapkan Wajah Kita ke Arah Tuhan Yang Maha Esa?
Dengan dukungan organisasi Prancis Promediation, partai-partai Sudan mengadakan lokakarya di Port Sudan, seperti yang disebutkan di situs Sudan Tribune tertanggal 5 Oktober 2025: (Juru bicara blok Demokratik, Muhammad Zakaria, mengatakan bahwa lokakarya tersebut "membahas cara mengadakan dialog Sudan-Sudan, para pihak yang terlibat, tempat diadakannya, peran mediasi, dan masalah pendanaan"... Dia menjelaskan bahwa lokakarya tersebut akan diikuti oleh tahap-tahap lain dengan tujuan mencapai kesepakatan antara kekuatan-kekuatan politik terbesar di negara itu, untuk mencapai stabilitas, menjauhkan diri dari konflik, dan tarik-menarik negatif).
Kami di Hizbut Tahrir/ Wilayah Sudan, dan dalam menghadapi realitas ini, kami menjelaskan fakta-fakta berikut:
Pertama: Islam telah menyelesaikan masalah sumber solusi untuk masalah kehidupan secara definitif, dengan menjadikan kedaulatan hanya milik hukum Syariah, maka tidak boleh bagi seorang Muslim untuk mengambil solusi untuk masalah kehidupan apa pun kecuali dari Syariah, bahkan menjadikannya sebagai bagian dari iman, Allah SWT berfirman: ﴿Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya﴾; oleh karena itu, sumber solusi terbatas pada Islam, dan bukan hawa nafsu para politisi yang berlomba-lomba untuk kursi kekuasaan.
Kedua: Islam mewajibkan umat Islam ketika terjadi perselisihan dalam hal apa pun, untuk mengembalikannya kepada Kitab Allah SWT dan Sunnah Rasul-Nya ﷺ, bukan kepada negara-negara kolonial, atau organisasi kriminal mereka, karena mengembalikan urusan kepada Islam adalah salah satu ketetapan iman, Allah SWT berfirman: ﴿Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.﴾.
Ketiga: Bergantung pada negara-negara kolonial kafir yang membenci Islam dan umat Islam, seperti Prancis, Amerika, Inggris, dan Rusia, dan mengandalkan intervensi organisasi kriminal mereka, seperti Promediation, Institut Perdamaian Amerika, Chatham House, dan lainnya, adalah bunuh diri politik, dan pengkhianatan terhadap umat, Allah SWT berfirman: ﴿Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sesungguhnya telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.﴾.
Keempat: Hukum Syariah Islam telah menjadikan hubungan dengan negara-negara asing, dan organisasinya terbatas pada negara, dan melarang setiap individu atau kelompok, untuk memiliki hubungan dengan negara asing, atau dengan organisasi asing apa pun sama sekali, karena itu adalah bahaya besar bagi entitas negara dan umat.
Kelima: Islam kaya dengan hukum dan solusinya untuk semua masalah kehidupan, karena politik dalam Islam adalah mengurus urusan manusia, baik di dalam maupun di luar negeri, dan negara melaksanakannya secara praktis, dan itu adalah pekerjaan yang paling mulia, bahkan itu adalah pekerjaan para nabi, sebagaimana Nabi ﷺ menggambarkannya ketika bersabda: «Dahulu Bani Israil dipimpin oleh para nabi, setiap kali seorang nabi meninggal, dia digantikan oleh nabi lain, dan tidak ada nabi setelahku, dan akan ada para khalifah dan mereka akan banyak», mereka berkata: Lalu apa yang engkau perintahkan kepada kami? Dia berkata: «Penuhilah baiat kepada yang pertama, lalu yang pertama, dan berikanlah hak mereka, karena Allah akan meminta pertanggungjawaban mereka atas apa yang Dia percayakan kepada mereka» Diriwayatkan oleh Muslim.
Kesimpulan: Sesungguhnya umat hari ini membutuhkan sistem Islam; Khilafah Rasyidah sesuai manhaj kenabian, yang menegakkan agama, menerapkan Syariah, mencabut pengaruh Barat kafir penjajah dari negara kita, dan mengejar orang-orang yang mencurigakan dari para informan dengan kedutaan Barat dan organisasinya, dan mengkhususkan kehidupan untuk Tuhan Yang Maha Esa. Dan untuk hal seperti ini, hendaknya orang-orang yang bekerja bekerja, Allah SWT berfirman: ﴿Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepada kamu﴾.
Ibrahim Othman (Abu Khalil)
Juru Bicara Resmi Hizbut Tahrir di Wilayah Sudan