NAFĀ'ISُ ATS-TSAMARĀT
Nasihat dalam Taubat Mencakup Tiga Hal
Pertama: Meratakan seluruh dosa dan melingkupinya sehingga tidak ada dosa yang terlewatkan.
Kedua: Mengumpulkan tekad dan kejujuran secara keseluruhan padanya sehingga tidak ada keraguan, penyesalan, atau penundaan, tetapi mengumpulkan semua keinginan dan tekad untuk segera melakukannya.
Ketiga: Membersihkannya dari kotoran dan penyakit yang merusak keikhlasannya dan terjadinya semata-mata karena takut kepada Allah dan kekhawatiran kepada-Nya, serta keinginan pada apa yang ada di sisi-Nya dan rasa gentar terhadap apa yang ada di sisi-Nya, bukan seperti orang yang bertaubat untuk menjaga kedudukan, kehormatan, jabatan, dan kepemimpinannya, atau untuk menjaga keadaannya, atau untuk menjaga kekuatan dan hartanya, atau untuk mengundang pujian manusia, atau melarikan diri dari celaan mereka, atau agar orang-orang bodoh tidak menguasainya, atau untuk memenuhi nafsunya dari dunia, atau karena kebangkrutan dan ketidakmampuannya dan lain sebagainya dari penyakit yang merusak keabsahan dan keikhlasannya kepada Allah Azza wa Jalla.
Madarij As-Salikin Jilid Ketiga
Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua.
Semoga keselamatan, rahmat, dan berkah Allah menyertai Anda.