نَفائِسُ الثَّمَراتِ
Tidaklah seseorang bermaksiat kepada Allah sampai akalnya menghilang!
Berkata sebagian salaf: Tidaklah seseorang bermaksiat kepada Allah sampai akalnya menghilang. Ini jelas karena seandainya akalnya hadir, niscaya akan mencegahnya dari perbuatan maksiat, padahal dia berada dalam genggaman Rabb Ta'ala atau kekuasaan-Nya, Dia Maha Mengetahui atasnya di rumahnya dan di tempatnya, para malaikat-Nya menjadi saksi atasnya, melihat kepadanya, dan pemberi nasihat Al-Qur'an melarangnya, pemberi nasihat iman melarangnya, pemberi nasihat kematian melarangnya, pemberi nasihat neraka melarangnya, dan apa yang luput darinya karena maksiat berupa kebaikan dunia dan akhirat berkali-kali lipat dari apa yang dia dapatkan dari kesenangan dan kelezatan dengannya. Apakah orang yang berakal sehat akan berani meremehkan dan menganggap enteng semua itu?
Jawaban yang Memadai bagi yang Bertanya tentang Obat yang Menyembuhkan
Muhammad bin Abi Bakar Ibn Qayyim al-Jauziyah
Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada junjungan kami Muhammad, beserta keluarga dan seluruh sahabatnya
Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan berkah-Nya menyertai Anda