NAFĀ'ISُ ATS-TSAMARĀTِ - Barangsiapa Mengenal Allah, Semakin Kuat Rasa Malu, Takut, dan Cintanya kepada-Nya
NAFĀ'ISُ ATS-TSAMARĀTِ - Barangsiapa Mengenal Allah, Semakin Kuat Rasa Malu, Takut, dan Cintanya kepada-Nya

Ibnu Mas'ud berkata: Dan cukuplah rasa takut kepada Allah sebagai ilmu. Berkurangnya rasa takut kepada Allah hanyalah karena kurangnya pengetahuan hamba tentang-Nya, maka orang yang paling mengenal Allah adalah orang yang paling takut kepada-Nya, dan barangsiapa mengenal Allah, semakin kuat rasa malu, takut, dan cintanya kepada-Nya, dan setiap kali pengetahuannya bertambah, maka bertambah pula rasa malu, takut, dan cintanya. Maka rasa takut adalah di antara kedudukan tertinggi di jalan (menuju Allah), dan rasa takut orang-orang khusus lebih besar daripada rasa takut orang awam, dan mereka lebih membutuhkannya, dan itu lebih pantas bagi mereka, dan lebih mengikat bagi mereka. Karena seorang hamba bisa jadi lurus atau condong dari kelurusan, maka jika dia condong dari kelurusan, maka rasa takutnya adalah karena hukuman atas kecenderungannya, dan iman tidak sah kecuali dengan rasa takut ini.

0:00 0:00
Speed:
October 01, 2025

NAFĀ'ISُ ATS-TSAMARĀTِ - Barangsiapa Mengenal Allah, Semakin Kuat Rasa Malu, Takut, dan Cintanya kepada-Nya

Nَفائِسُ الثَّمَراتِ

من عرف الله اشتد حياؤه منه وخوفه له وحبه له

Ibnu Mas'ud berkata: Dan cukuplah rasa takut kepada Allah sebagai ilmu. Berkurangnya rasa takut kepada Allah hanyalah karena kurangnya pengetahuan hamba tentang-Nya, maka orang yang paling mengenal Allah adalah orang yang paling takut kepada-Nya, dan barangsiapa mengenal Allah, semakin kuat rasa malu, takut, dan cintanya kepada-Nya, dan setiap kali pengetahuannya bertambah, maka bertambah pula rasa malu, takut, dan cintanya. Maka rasa takut adalah di antara kedudukan tertinggi di jalan (menuju Allah), dan rasa takut orang-orang khusus lebih besar daripada rasa takut orang awam, dan mereka lebih membutuhkannya, dan itu lebih pantas bagi mereka, dan lebih mengikat bagi mereka. Karena seorang hamba bisa jadi lurus atau condong dari kelurusan, maka jika dia condong dari kelurusan, maka rasa takutnya adalah karena hukuman atas kecenderungannya, dan iman tidak sah kecuali dengan rasa takut ini

Dan itu timbul dari tiga perkara:

Salah satunya: pengetahuannya tentang kejahatan dan keburukannya.

Yang kedua: membenarkan ancaman dan bahwa Allah menetapkan hukuman atas kemaksiatan.

Yang ketiga: bahwa dia tidak tahu barangkali dia dilarang dari taubat dan dihalangi antara dia dan taubat jika dia melakukan dosa. Maka dengan tiga perkara ini sempurnalah rasa takutnya, dan sesuai dengan kekuatan dan kelemahannya, maka kekuatan rasa takut pun menjadi kuat dan lemah, karena pendorong untuk melakukan dosa bisa jadi karena ketidaktahuannya tentang keburukannya, atau ketidaktahuannya tentang buruknya akibatnya, atau terkumpul baginya dua perkara tersebut, tetapi yang mendorongnya adalah karena dia bersandar pada taubat, dan ini yang paling banyak terjadi pada dosa-dosa orang beriman, maka jika dia mengetahui keburukan dosa dan mengetahui buruknya akibatnya dan takut tidak dibukakan baginya pintu taubat bahkan dilarang dan dihalangi antara dia dan taubat, maka semakin kuat rasa takutnya. Ini sebelum dosa, maka jika dia melakukannya, maka rasa takutnya akan lebih besar.

Thariq Al-Hijratain wa Bab As-Sa'adatain

Oleh Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyah

وَصَلِّ اللَّهُمَّ عَلَىْ سَيِّدِنا مُحَمَّدٍ وَعَلَىْ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ

وَالسَّلامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاتُهُ

More from null

Permata Berharga - Sepantasnya Bagi Siapa Pun yang Tahu Bahwa Kematian adalah Tempat Kembalinya

Permata Berharga

Sepantasnya Bagi Siapa Pun yang Tahu Bahwa Kematian adalah Tempat Kembalinya

Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata: Sepantasnya bagi siapa pun yang tahu bahwa kematian adalah tempat kembalinya, kiamat adalah waktu yang dijanjikan, dan berdiri di hadapan Yang Maha Perkasa adalah pemandangan yang disaksikan, agar penyesalannya di dunia menjadi panjang, dan keinginannya dalam amal saleh (meningkat). 

Adab Hasan Al-Bashri, Zuhudnya, dan Nasihatnya

Karya Abu Al-Faraj Ibn Al-Jauzi

Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan seluruh sahabatnya

Dan semoga keselamatan, rahmat, dan berkah Allah menyertai Anda

Permata Berharga - Menyelesaikan Pekerjaan dengan Segera

Permata Berharga

Menyelesaikan Pekerjaan dengan Segera

Di antara hal-hal yang bermanfaat adalah menyelesaikan pekerjaan dengan segera, dan memiliki waktu luang di masa depan, karena jika pekerjaan tidak diselesaikan, sisa pekerjaan sebelumnya akan menumpuk pada Anda, dan pekerjaan selanjutnya akan ditambahkan padanya, sehingga bebannya semakin berat. Jika Anda menyelesaikan segala sesuatu tepat waktu, Anda akan menghadapi hal-hal di masa depan dengan kekuatan berpikir dan kekuatan bekerja. 

Sarana Bermanfaat untuk Kehidupan Bahagia

Oleh Ibnu Sa'di

Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua

Dan semoga keselamatan, rahmat Allah dan berkah-Nya menyertai Anda