Nafaais Ats-Tsamaraat - Menegakkan Imam adalah Wajib bagi Kita Menurut Pendengaran
Nafaais Ats-Tsamaraat - Menegakkan Imam adalah Wajib bagi Kita Menurut Pendengaran

Adhududdin al-Iji berkata (dalam al-Mawaqif): "Menegakkan imam menurut kami adalah wajib bagi kita menurut pendengaran... Adapun kewajibannya bagi kita menurut pendengaran, maka karena dua alasan: Pertama, sesungguhnya telah mutawatir ijma' kaum muslimin pada generasi pertama setelah wafatnya Nabi tentang tidak bolehnya suatu waktu kosong dari seorang imam, hingga Abu Bakar radhiyallahu 'anhu berkata dalam khutbahnya, 'Ketahuilah bahwa Muhammad telah wafat dan agama ini pasti membutuhkan orang yang menegakkannya,' maka seluruhnya segera menerima hal itu dan mereka meninggalkan perkara yang paling penting yaitu menguburkan Rasulullah, dan manusia senantiasa demikian pada setiap zaman hingga zaman kita ini, yaitu menegakkan seorang imam yang diikuti pada setiap zaman."

0:00 0:00
Speed:
October 08, 2025

Nafaais Ats-Tsamaraat - Menegakkan Imam adalah Wajib bagi Kita Menurut Pendengaran

نَفائِسُ الثَّمَراتِ

Menegakkan Imam adalah Wajib bagi Kita Menurut Pendengaran

Adhududdin al-Iji berkata (dalam al-Mawaqif): "Menegakkan imam menurut kami adalah wajib bagi kita menurut pendengaran... Adapun kewajibannya bagi kita menurut pendengaran, maka karena dua alasan: Pertama, sesungguhnya telah mutawatir ijma' kaum muslimin pada generasi pertama setelah wafatnya Nabi tentang tidak bolehnya suatu waktu kosong dari seorang imam, hingga Abu Bakar radhiyallahu 'anhu berkata dalam khutbahnya, 'Ketahuilah bahwa Muhammad telah wafat dan agama ini pasti membutuhkan orang yang menegakkannya,' maka seluruhnya segera menerima hal itu dan mereka meninggalkan perkara yang paling penting yaitu menguburkan Rasulullah, dan manusia senantiasa demikian pada setiap zaman hingga zaman kita ini, yaitu menegakkan seorang imam yang diikuti pada setiap zaman... Kedua, sesungguhnya di dalamnya terdapat penolakan terhadap bahaya yang diduga, dan sesungguhnya itu wajib menurut ijma'. Penjelasannya, sesungguhnya kita mengetahui dengan pengetahuan yang mendekati kepastian bahwa maksud pembuat syariat dalam mensyariatkan muamalah, pernikahan, jihad, hudud, qishash, dan menampakkan syiar syariat pada hari raya dan hari Jumat hanyalah maslahat yang kembali kepada makhluk dalam kehidupan dunia dan akhirat, dan hal itu tidak sempurna kecuali dengan adanya seorang imam yang berasal dari pembuat syariat yang mereka merujuk kepadanya dalam segala hal yang menimpa mereka...".

Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada junjungan kami Muhammad, beserta seluruh keluarga dan sahabatnya

Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan berkah-Nya menyertai kalian

More from null

Permata Berharga - Sepantasnya Bagi Siapa Pun yang Tahu Bahwa Kematian adalah Tempat Kembalinya

Permata Berharga

Sepantasnya Bagi Siapa Pun yang Tahu Bahwa Kematian adalah Tempat Kembalinya

Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata: Sepantasnya bagi siapa pun yang tahu bahwa kematian adalah tempat kembalinya, kiamat adalah waktu yang dijanjikan, dan berdiri di hadapan Yang Maha Perkasa adalah pemandangan yang disaksikan, agar penyesalannya di dunia menjadi panjang, dan keinginannya dalam amal saleh (meningkat). 

Adab Hasan Al-Bashri, Zuhudnya, dan Nasihatnya

Karya Abu Al-Faraj Ibn Al-Jauzi

Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan seluruh sahabatnya

Dan semoga keselamatan, rahmat, dan berkah Allah menyertai Anda

Permata Berharga - Menyelesaikan Pekerjaan dengan Segera

Permata Berharga

Menyelesaikan Pekerjaan dengan Segera

Di antara hal-hal yang bermanfaat adalah menyelesaikan pekerjaan dengan segera, dan memiliki waktu luang di masa depan, karena jika pekerjaan tidak diselesaikan, sisa pekerjaan sebelumnya akan menumpuk pada Anda, dan pekerjaan selanjutnya akan ditambahkan padanya, sehingga bebannya semakin berat. Jika Anda menyelesaikan segala sesuatu tepat waktu, Anda akan menghadapi hal-hal di masa depan dengan kekuatan berpikir dan kekuatan bekerja. 

Sarana Bermanfaat untuk Kehidupan Bahagia

Oleh Ibnu Sa'di

Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua

Dan semoga keselamatan, rahmat Allah dan berkah-Nya menyertai Anda