Nَفائِسُ الثَّمَراتِ
Kisah Penuh Pelajaran
Diceritakan bahwa seorang wanita miskin tinggal di sebuah ruangan kecil bersama anak satu-satunya di atap sebuah bangunan, dan ruangan itu tidak memiliki atap, hanya empat dinding dan sebuah pintu.
Dia merasa puas dengan apa yang telah Allah bagikan untuknya dan anaknya, dan dia sering memohon kepada Allah SWT untuk menahan airnya di langit dan melindunginya dari kejahatan hujan.
Hari-hari berlalu... dan musim dingin pun berlalu, lalu musim dingin lagi dan keadaan tetap baik-baik saja...
Pada suatu hari, langit dipenuhi awan hingga menumpuk dan langit menjadi hitam karena dahsyatnya awan-awan ini... dan air mulai berjatuhan sedikit demi sedikit hingga menjadi tak tertahankan...
Wanita itu bingung, apa yang harus dia lakukan?
Dia menemukan ide untuk melindunginya dari air... Dia mencopot pintu kamar dari tempatnya dan menyandarkannya ke dinding kamar, lalu dia dan anaknya bersembunyi di antara pintu dan dinding, dan tiba-tiba anak itu berbicara dengan kepolosan seorang anak kecil dan berkata kepada ibunya: Kasihan ya Ibu, mereka yang tidak memiliki pintu seperti pintu kamar kita untuk melindungi mereka dari tetesan air hujan...
Wanita itu memeluk anaknya ke dadanya.. karena dia membayangkan bahwa dia lebih bahagia dari yang lain.
Ya Allah, karuniakanlah kami kepolosan anak ini, kepercayaan pada apa yang ada di sisi-Mu, tawakal yang baik kepada-Mu, dan agar Engkau tidak membuat kami melupakan firman-Mu: (Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan).
Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan seluruh sahabatnya
Semoga keselamatan, rahmat, dan berkah Allah menyertai Anda