Permata Buah - Wahai Anakku, Aku Mewasiatkanmu dengan Wasiat, Maka Hafalkanlah
Permata Buah - Wahai Anakku, Aku Mewasiatkanmu dengan Wasiat, Maka Hafalkanlah

Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yazid, dengan hafalannya, telah menceritakan kepada kami Uyainah bin Abdurrahman, telah menceritakan kepadaku Ali bin Zaid bin Jud'an berkata: Seorang laki-laki dari Anshar didatangi kematian, lalu dia berkata kepada putranya: Wahai anakku, aku mewasiatkanmu dengan wasiat, maka hafalkanlah, karena jika engkau tidak menghafalnya dariku, maka engkau lebih mungkin tidak menghafalnya dari orang lain. Bertakwalah kepada Allah Azza wa Jalla, dan jika engkau mampu menjadi lebih baik dari dirimu kemarin, dan esok lebih baik dari dirimu hari ini, maka lakukanlah. Dan jauhilah ketamakan, karena itu adalah kefakiran yang nyata, dan berpegang teguhlah pada keputusasaan, karena engkau tidak berputus asa dari sesuatu pun kecuali Allah akan mencukupkanmu darinya. Dan jauhilah segala sesuatu yang perlu dimaafkan, karena tidak ada alasan untuk kebaikan. Dan jika ada orang yang tersandung dari anak Adam, maka pujilah Allah karena engkau bukan dia. Dan jika engkau berdiri untuk shalat, maka shalatlah seperti shalat orang yang berpamitan, dan engkau melihat bahwa engkau tidak akan shalat lagi setelahnya selamanya.

0:00 0:00
Speed:
June 16, 2025

Permata Buah - Wahai Anakku, Aku Mewasiatkanmu dengan Wasiat, Maka Hafalkanlah

Permata Buah

Wahai Anakku, Aku Mewasiatkanmu dengan Wasiat, Maka Hafalkanlah

Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yazid, dengan hafalannya, telah menceritakan kepada kami Uyainah bin Abdurrahman, telah menceritakan kepadaku Ali bin Zaid bin Jud'an berkata: Seorang laki-laki dari Anshar didatangi kematian, lalu dia berkata kepada putranya: Wahai anakku, aku mewasiatkanmu dengan wasiat, maka hafalkanlah, karena jika engkau tidak menghafalnya dariku, maka engkau lebih mungkin tidak menghafalnya dari orang lain. Bertakwalah kepada Allah Azza wa Jalla, dan jika engkau mampu menjadi lebih baik dari dirimu kemarin, dan esok lebih baik dari dirimu hari ini, maka lakukanlah. Dan jauhilah ketamakan, karena itu adalah kefakiran yang nyata, dan berpegang teguhlah pada keputusasaan, karena engkau tidak berputus asa dari sesuatu pun kecuali Allah akan mencukupkanmu darinya. Dan jauhilah segala sesuatu yang perlu dimaafkan, karena tidak ada alasan untuk kebaikan. Dan jika ada orang yang tersandung dari anak Adam, maka pujilah Allah karena engkau bukan dia. Dan jika engkau berdiri untuk shalat, maka shalatlah seperti shalat orang yang berpamitan, dan engkau melihat bahwa engkau tidak akan shalat lagi setelahnya selamanya.

Zuhud/ oleh Ahmad bin Hanbal

Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada junjungan kami Muhammad, beserta keluarga dan sahabatnya semua

Dan semoga keselamatan, rahmat, dan berkah Allah menyertai Anda

More from null

Permata Berharga - Sepantasnya Bagi Siapa Pun yang Tahu Bahwa Kematian adalah Tempat Kembalinya

Permata Berharga

Sepantasnya Bagi Siapa Pun yang Tahu Bahwa Kematian adalah Tempat Kembalinya

Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata: Sepantasnya bagi siapa pun yang tahu bahwa kematian adalah tempat kembalinya, kiamat adalah waktu yang dijanjikan, dan berdiri di hadapan Yang Maha Perkasa adalah pemandangan yang disaksikan, agar penyesalannya di dunia menjadi panjang, dan keinginannya dalam amal saleh (meningkat). 

Adab Hasan Al-Bashri, Zuhudnya, dan Nasihatnya

Karya Abu Al-Faraj Ibn Al-Jauzi

Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan seluruh sahabatnya

Dan semoga keselamatan, rahmat, dan berkah Allah menyertai Anda

Permata Berharga - Menyelesaikan Pekerjaan dengan Segera

Permata Berharga

Menyelesaikan Pekerjaan dengan Segera

Di antara hal-hal yang bermanfaat adalah menyelesaikan pekerjaan dengan segera, dan memiliki waktu luang di masa depan, karena jika pekerjaan tidak diselesaikan, sisa pekerjaan sebelumnya akan menumpuk pada Anda, dan pekerjaan selanjutnya akan ditambahkan padanya, sehingga bebannya semakin berat. Jika Anda menyelesaikan segala sesuatu tepat waktu, Anda akan menghadapi hal-hal di masa depan dengan kekuatan berpikir dan kekuatan bekerja. 

Sarana Bermanfaat untuk Kehidupan Bahagia

Oleh Ibnu Sa'di

Semoga Allah melimpahkan shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua

Dan semoga keselamatan, rahmat Allah dan berkah-Nya menyertai Anda