Organization Logo

بنغلادش مكتب

ولاية بنغلادش

Tel: 8801798367640

Fax: Skype: htmedia.bd

contact@ht-bangladesh.info

Deportasi Negara Hindu "Hindutva" terhadap Muslim ke Bangladesh di Bawah Todongan Senjata adalah Permusuhan Terbuka terhadap Muslim seperti Permusuhan Entitas Yahudi Perampas
Press Release

Deportasi Negara Hindu "Hindutva" terhadap Muslim ke Bangladesh di Bawah Todongan Senjata adalah Permusuhan Terbuka terhadap Muslim seperti Permusuhan Entitas Yahudi Perampas

July 04, 2025
Location

Siaran Pers

Deportasi Negara Hindu "Hindutva" terhadap Muslim ke Bangladesh di Bawah Todongan Senjata

adalah Permusuhan Terbuka terhadap Muslim seperti Permusuhan Entitas Yahudi Perampas

Pemerintah Hindu Modi "Hindutva" terus meningkatkan tingkat penindasan dan penyiksaan terhadap Muslim India, mulai dari menghancurkan rumah mereka, hingga mengusir mereka secara paksa dan tidak adil dari negara mereka. Dalam hal ini, mereka mengikuti jejak entitas Yahudi perampas di Palestina. Rezim India baru-baru ini mulai memperlakukan Muslim India seperti binatang, dengan menyebut mereka "imigran ilegal", dan mengusir ratusan dari mereka ke Bangladesh di bawah todongan senjata, tanpa mempertimbangkan prosedur hukum "nasional" atau internasional. Seorang wanita bernama Rahima Khatun berkata: "Mereka memperlakukan kami seperti binatang. Kami berkata kepada mereka bahwa kami adalah orang India, mengapa kami memasuki Bangladesh? Tetapi mereka mengarahkan senjata ke arah kami dan mengancam kami: (Jika Anda tidak mengambil jalan lain, kami akan menembak Anda)." Dia menambahkan: "Setelah kami mendengar empat tembakan dari pihak India, kami panik, jadi kami menyeberangi perbatasan dengan berjalan kaki.

Beberapa orang mencoba menutupi kebenaran dengan mengklaim bahwa ini adalah akibat dari ketegangan politik saat ini antara India dan Bangladesh. Namun kenyataannya, apa yang terjadi adalah bagian dari kampanye berkelanjutan yang bertujuan untuk mencabut kewarganegaraan Muslim India, dan menghapus identitas Islam mereka, seperti yang dilakukan oleh entitas Yahudi di Palestina.

Di India, tempat tinggal lebih dari 200 juta Muslim, kita telah melihat serangkaian tindakan yang bertujuan untuk menghancurkan identitas Islam, mulai dari menghancurkan Masjid Babri yang bersejarah dan membangun kuil di tempatnya, hingga menghapus warisan pemerintahan Islam selama seribu tahun, menghancurkan makam Aurangzeb, memberlakukan Undang-Undang Kewarganegaraan, Undang-Undang Pendaftaran Penduduk, dan akhirnya mengesahkan Undang-Undang Amandemen Wakaf. Semua ini menunjukkan upaya negara Hindu untuk mencabut identitas Muslim, dan mengubah mereka menjadi warga negara tanpa kewarganegaraan. Allah SWT berfirman: ﴿لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِّلَّذِينَ آمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا﴾.

Pertanyaan yang diajukan adalah: Mengapa negara Hindu berani melakukan ini? Jawabannya adalah:

Pertama: Meskipun Muslim di wilayah ini bersatu dalam agama dan darah, namun penjajahan kafir Inggris memecah belah dan melemahkan mereka atas dasar nasionalisme (India, Bengali, Pakistan...), dan menunjuk penguasa agen sekuler yang tidak melindungi Muslim, dan tidak peduli dengan nasib mereka. Oleh karena itu, penasihat keamanan untuk pemerintah transisi Bangladesh menyatakan: "Jika terbukti bahwa mereka adalah warga negara Bangladesh, maka kami akan menerima mereka", dan pemimpin partai sekuler terbesar di negara itu berkata: "Tidak Delhi, tidak Rawalpindi, tidak ada negara lain, Bangladesh yang pertama"! Adapun politisi dan intelektual sekuler, mereka adalah munafik dan pembenci Muslim, karena mereka mengaum seperti singa terhadap penindasan Hindu di Bangladesh, dan terdiam seperti kucing pengecut di hadapan penindasan Muslim di India. Rasulullah ﷺ bersabda: «لَيْسَ مِنَّا مَنْ دَعَا إِلَى عَصَبِيَّةٍ، وَلَيْسَ مِنَّا مَنْ قَاتَلَ عَلَى عَصَبِيَّةٍ، وَلَيْسَ مِنَّا مَنْ مَاتَ عَلَى عَصَبِيَّةٍ» Riwayat Abu Daud.

Kedua: India adalah alat bagi Amerika kafir kolonial di wilayah tersebut, dan anggota aliansi militer "Quad" di wilayah Samudra Hindia dan Pasifik. Sebagaimana Amerika menggunakan entitas Yahudi di Timur Tengah untuk menindas umat Islam, demikian pula ia menggunakan negara Hindu di Asia Selatan untuk tujuan yang sama.

Wahai kaum Muslimin, Allah SWT berfirman: ﴿وَإِنِ اسْتَنصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ﴾ Jika Muslim di mana pun diserang, maka menolong mereka adalah kewajiban bagi seluruh Muslim. Anda telah melihat bagaimana penguasa Muslim nasionalis dan sekuler tidak mengirim pasukan untuk menolong rakyat Palestina atau Kashmir atau Arakan, sementara mereka mengirim mereka di bawah bendera PBB dan atas perintah Amerika untuk membunuh Muslim dan menumpahkan darah mereka!

Para penguasa ini bukanlah pelindung umat, tetapi mereka adalah pengkhianat yang berkonspirasi melawannya. Rasulullah ﷺ bersabda: «إِنَّمَا الْإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ» Sahih Muslim. Apa yang terjadi pada Muslim di mana-mana berupa ketidakadilan hanyalah akibat dari tidak adanya penguasa sejati umat; Khalifah. Oleh karena itu, tidak ada jalan lain bagi kita kecuali bersatu untuk mendirikan Daulah Khilafah Rasyidah, daripada bergantung pada para penguasa agen ini. Seruan kita harus ditujukan kepada putra-putra umat yang tulus di dalam tentara, untuk memberikan pertolongan kepada Hizbut Tahrir untuk mendirikan Khilafah sesuai manhaj kenabian. Ingatlah bahwa ini adalah kewajiban Anda sebagai seorang Muslim.

﴿وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُم فِي الأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْناً يَعْبُدُونَنِي لاَ يُشْرِكُونَ بِي شَيْئاً وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمْ الْفَاسِقُونَ

Kantor Media Hizbut Tahrir

di Wilayah Bangladesh

Official Statement

بنغلادش مكتب

ولاية بنغلادش

بنغلادش مكتب

Media Contact

بنغلادش مكتب

Phone: 8801798367640

Fax: Skype: htmedia.bd

Email: contact@ht-bangladesh.info

بنغلادش مكتب

Tel: 8801798367640 | contact@ht-bangladesh.info

Fax: Skype: htmedia.bd

Reference: PR-0197c661-60c0-760f-9ec3-319944ac83a5