Organization Logo

كينيا

كينيا

Tel: +254 717 606 667 / +254 737 606 667

abuhusna84@yahoo.com

www.hizb-ut-tahrir.info

Hari Kitiba: Enam Puluh Tahun Kegagalan Konstitusionalisme Sekuler
Press Release

Hari Kitiba: Enam Puluh Tahun Kegagalan Konstitusionalisme Sekuler

August 28, 2025
Location

Pernyataan Pers

Hari Kitiba: Enam Puluh Tahun Kegagalan Konstitusionalisme Sekuler

(Diterjemahkan)

Pada tanggal 27 Agustus 2025 akan diperingati lima belas tahun diterbitkannya Undang-Undang Tertinggi tahun 2010. Konstitusi Kenya tahun 2010 telah dipuji sebagai konstitusi yang transformatif, karena memperkenalkan reformasi politik, sosial, dan ekonomi mendasar yang bertujuan untuk mengakhiri dekade ketidakstabilan di bawah konstitusi sebelumnya.

Dalam hal ini, Kantor Media Hizbut Tahrir di Kenya ingin mengklarifikasi hal berikut:

Sejak diterbitkan, krisis konstitusional di Kenya telah berpusat dan sebagian besar berkisar pada celah dalam pelaksanaan, sengketa pemilihan, pemisahan kekuasaan, aturan gender, dan proses amandemen. Seperti yang sering dikatakan oleh Dr. Willy Mutunga, Ketua Hakim pertama di Kenya, Konstitusi Kenya tahun 2010 adalah dokumen progresif yang pelaksanaannya secara penuh akan memakan waktu setidaknya 20-30 tahun. Gagasan bahwa konstitusi baru akan mampu mengatasi masalah yang gagal diatasi oleh konstitusi kolonial, maka 15 tahun merupakan bukti yang cukup atas kegagalan telak konstitusionalisme sekuler, dan satu-satunya kisah sukses adalah memperpanjang kehidupan yang menyedihkan, memperburuk korupsi, dan situasi ekonomi yang memburuk, pembunuhan di luar hukum, dan banyak lagi lainnya.

Konstitusi positif mudah dimanipulasi oleh entitas politik, di mana kepentingan politik diberikan prioritas bahkan di atas hukum dan konstitusi. Dasar dari konstitusi baru yang dipilih oleh warga Kenya setelah referendum tahun 2010 pada dasarnya sama dengan konstitusi kolonial lama dalam memberikan manusia kedaulatan mutlak dan mencabutnya dari Pencipta manusia, kehidupan dan alam semesta sebagai satu-satunya sumber bimbingan dan legislasi. Realitas konstitusi sekuler menunjukkan kelemahan sifat manusia dalam menentukan arah umat manusia di mana seringkali rentan terhadap manipulasi dan amandemen atau bahkan perumusan lengkap dokumen baru. Pada akhirnya, sejarah telah berulang kali membuktikan bahwa manusia tidak dapat menjadi sumber bimbingan untuk mencapai pembebasan sejati dari kelemahan konstitusi demokrasi di mana prinsip kapitalis jahat berkembang. Bahkan, kami menyerukan kepada masyarakat dari semua lapisan masyarakat, termasuk intelektual, akademisi, dan politisi, untuk bekerja dalam menanamkan bimbingan ilahi yang tidak condong ke amandemen dan tidak menjadi mangsa kepemimpinan yang berpusat pada diri sendiri. Tentu saja, manusia membutuhkan bimbingan yang datang dari Allah SWT. Pembebasan ini telah terwujud dengan jelas dalam pidato Rib'i bin Amir kepada Rustum, komandan Kekaisaran Persia: "Allah telah mengutus kami untuk mengeluarkan hamba-hamba dari penyembahan hamba-hamba kepada penyembahan Tuhan hamba-hamba, dan dari ketidakadilan agama-agama kepada keadilan Islam dan dari kesempitan dunia ke keluasan dunia dan akhirat".

Konstitusi adalah dokumen penting yang menentukan bentuk sistem pemerintahan, menetapkan kontrak antara penguasa dan rakyat, dan juga merupakan ekspresi dari ideologi dan nilai-nilai bangsa yang mengatur semua aspek kehidupan. Islam, sebagai ideologi yang komprehensif, membutuhkan konstitusi yang didasarkan pada syariat Allah. Konstitusi ini hanya dapat diterapkan melalui Daulah Khilafah, yang akan segera berdiri, insya Allah, di salah satu negara Islam.

Shaban Mwalimu

Perwakilan Media Hizbut Tahrir

di Kenya

Official Statement

كينيا

كينيا

كينيا

Media Contact

كينيا

Phone: +254 717 606 667 / +254 737 606 667

Email: abuhusna84@yahoo.com

كينيا

Tel: +254 717 606 667 / +254 737 606 667 | abuhusna84@yahoo.com

www.hizb-ut-tahrir.info

Reference: PR-0198e794-4658-7cab-8597-2f82d03791fc