Rancangan Konstitusi Negara Khilafah - Pasal 179
Rancangan Konstitusi Negara Khilafah - Pasal 179
Rancangan Konstitusi Negara Khilafah - Pasal 179
Pada tanggal 24 Juni 2025 M, media resmi mengumumkan tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan entitas Yahudi. Kesepakatan itu tidak mencakup syarat apapun terhadap penduduk Gaza, yang telah merasakan pahitnya penderitaan, seolah-olah Gaza bukan bagian dari umat Islam, seolah-olah wanita mereka bukan wanita kita, dan anak-anak mereka bukan anak-anak kita! Seolah-olah Iran ingin memberi tahu seluruh dunia bahwa mereka mengecewakan Gaza dengan menunjukkan kekuatan militer dan sibernya, dan kemampuannya untuk menghapus entitas dari muka bumi, setelah menemukan pendukung dari rakyat Arab dan Barat serta anggota parlemen dari Barat, sehingga umat Islam bergembira dan semangatnya meningkat, kemuliaannya menjulang tinggi, dan martabatnya naik, lalu mulai memandang dunia dengan kacamata kemuliaan dan kehormatan, bukan dengan kacamata kehinaan dan kerendahan sebelumnya.
[Televisi Al-Waqiyah]
Amerika pada dini hari Sabtu 21/6/2025 melakukan serangan udara dan rudal yang diarahkan ke tiga lokasi stasiun nuklir di Iran menggunakan bom yang mampu menembus beton bertulang sedalam 80 meter. Trump mengumumkan bahwa fasilitas nuklir telah hancur total.
[Televisi Al-Waqiyah] - Jawaban atas pertanyaan dari Hizbut Tahrir -
Tanah Diberkati: Kata Masjid "Tahun Baru Hijriah.. dan Pertanda Kemenangan!"
Tanah yang Diberkahi: Khotbah Jumat "Hal Terindah yang Dikatakan tentang Hijrah Nabawiyah..!"
Di zaman di mana musibah bertubi-tubi menimpa umat, dan di tengah gerakan orang-orang yang ikhlas untuk membangkitkan kekuatannya guna mengembalikannya menjadi mulia dengan Allah, bebas dari belenggu musuh-musuhnya, Barat berlindung pada upaya memperpanjang masa kelalaian ini dengan berbagai cara licik, di antaranya adalah ulama su' yang menjual agama mereka demi dunia penguasa mereka, sehingga mereka menjadi penghuni istana mereka, penjaga kezaliman mereka, dan pembenar penyimpangan mereka. Mereka lebih mematikan bagi umat daripada musuh-musuhnya, karena mereka memukul umat dari dalam dengan nama agama, dan melegalkan kezaliman dengan fatwa palsu. Anda melihat mereka mengutamakan kesetiaan kepada penguasa daripada ketaatan kepada Allah, sehingga mereka diam terhadap kezaliman,
Televisi Al-Waqiyah: Pelajaran Masjid "Janganlah Harta dan Anak-anakmu Melalaikanmu dari Mengingat Allah"