Postingan Terbaru

Karena pengkhianatan para penguasa Muslim, dua monster dari monster Amerika, entitas Yahudi dan India, berani melanggar kesucian negeri Muslim

Karena pengkhianatan para penguasa Muslim, dua monster dari monster Amerika, entitas Yahudi dan India, berani melanggar kesucian negeri Muslim

Hizbut Tahrir/Wilayah Bangladesh, pada hari Jumat, 20 Juni 2025, setelah shalat Jumat, menyelenggarakan aksi unjuk rasa dan demonstrasi besar-besaran di sejumlah masjid di ibu kota Dhaka dan kota Chittagong, untuk mengutuk pembantaian yang terus berlanjut di Gaza, berupa pengepungan, kelaparan, dan genosida, serta agresi entitas Yahudi perampas baru-baru ini terhadap Iran. Berikut ini adalah ringkasan pidato yang disampaikan dalam acara tersebut:

Ar-Radar: Hizbut Tahrir Wilayah Sudan Menerbitkan *Pernyataan Pers* Penting

Ar-Radar: Hizbut Tahrir Wilayah Sudan Menerbitkan *Pernyataan Pers* Penting

Dilatarbelakangi oleh kegiatan pemuda Hizbut Tahrir di kota Al-Qadarif menyampaikan pidato di depan umum di pasar Al-Qadarif, di samping rumah sakit gigi, pada hari Kamis, 23 Dzulhijjah 1446 H, bertepatan dengan 19/6/2025 M, di mana Ustadz Awad Muhajir, anggota Hizbut Tahrir, berbicara tentang realitas perang dengan entitas Yahudi, kegembiraan umat Islam atas serangan terhadap entitas ini, dan kerinduan masyarakat akan kemenangan atas entitas yang menduduki tanah suci ini, tempat perjalanan Rasulullah ﷺ, menekankan perlunya mendirikan Khilafah Rasyidah sesuai dengan metode kenabian,

Abu Wadaha News: Pernyataan dari Hizbut Tahrir Mengenai Penangkapan Salah Seorang Anggotanya

Abu Wadaha News: Pernyataan dari Hizbut Tahrir Mengenai Penangkapan Salah Seorang Anggotanya

Dilatarbelakangi oleh tindakan pemuda Hizbut Tahrir di kota Al Qadarif yang menyampaikan pidato massa di pasar Al Qadarif, di samping Rumah Sakit Gigi, pada hari Kamis, 23 Dzulhijjah 1446 H, bertepatan dengan 19/6/2025 M, di mana Ustadz Awad Muhajir, anggota Hizbut Tahrir, berbicara tentang realitas perang dengan entitas Yahudi, kegembiraan umat Islam atas pukulan terhadap entitas ini, dan kerinduan masyarakat akan kemenangan atas entitas yang menduduki tanah suci ini,

271 / 10603