Dari Kata-Kata dan Jawaban Amir Hizbut Tahrir, Ulama Agung Ata' bin Khalil Abu Rashtah
Dari Kata-Kata dan Jawaban Amir Hizbut Tahrir, Ulama Agung Ata' bin Khalil Abu Rashtah
Dari Kata-Kata dan Jawaban Amir Hizbut Tahrir, Ulama Agung Ata' bin Khalil Abu Rashtah
Berita:
Judul berita:
Satu-satunya Cara untuk Mendirikan Negara - 10
Pelajaran dari Sirah Nabi SAW Episode 10 - Hijrah Mengubah Jalannya Sejarah - Syeikh Abu Mus'ab Asy-Syami
Rancangan Konstitusi Negara Khilafah - Pasal 181
Dalam Surah Al-Qalam, Allah menceritakan kepada kita tentang kisah pemilik kebun yang ingin memonopoli rezeki Allah dan mencegah orang miskin, sehingga datanglah azab kepada mereka, dan salah seorang dari mereka berdiri mencela: ﴿قَالَ أَوْسَطُهُمْ أَلَمْ أَقُل لَّكُمْ لَوْلَا تُسَبِّحُونَ﴾, bukan yang paling tengah tempat atau umurnya, tetapi yang paling adil dan paling bijaksana, sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Abbas dan ahli tafsir lainnya. Makna ini sama dengan yang terdapat dalam firman Allah Ta'ala: ﴿وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطاً﴾, yaitu umat yang adil dan baik, yang menegakkan kebenaran dan menimbang segala urusan dengan timbangan Islam.
Tanah yang Diberkahi: Pelajaran Masjid "Peristiwa Berlangsung untuk Menunaikan Takdir Allah dengan Kekhalifahan!"