Itulah Kisah Kalian Wahai Kaum Muslimin dengan Tidak Adanya Khilafah dan Khalifah!
Kabar:
Kabar:
Judul:
Kekhalifahan adalah Janji dan Kewajiban
Kamu masih lama terdedah pada kebencian ... Dan sudah lama kamu berpaling dari kami
Badan Pertahanan Sipil di Gaza mengumumkan pada hari Rabu, 29/10/2025, bahwa lebih dari 100 orang, termasuk 24 anak-anak, tewas dan sekitar 200 lainnya luka-luka akibat puluhan serangan agresif dari entitas Yahudi yang dilancarkan pada hari Selasa, yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap perjanjian gencatan senjata.
Pada hari Sabtu, 25/10/2025, Penasihat Senior Presiden AS untuk Urusan Arab dan Afrika, Mosaad Boulos, mengatakan bahwa pihak-pihak Kuartet tentang Sudan telah sepakat untuk membentuk komite bersama untuk meningkatkan koordinasi tentang prioritas mendesak di Sudan. Boulos menambahkan melalui platform X bahwa pertemuan yang diselenggarakan oleh Amerika di Washington kemarin, dan diikuti oleh Mesir, Arab Saudi, dan UEA, membahas cara-cara untuk menghentikan campur tangan asing dalam krisis Sudan, dan mendorong transisi ke pemerintahan sipil.
Pertama: Definisi Pertentangan:
Sejak pecahnya revolusi Desember 2018, opini publik Sudan telah diarahkan melalui media dan intelijen menuju dua pilihan tanpa pilihan ketiga: baik pemerintahan sipil yang demokratis, atau pemerintahan militer. Pengarahan ini bukannya tanpa maksud, tetapi merupakan bagian dari persiapan awal untuk perang internal yang melayani proyek internasional yang bertujuan untuk mencabik-cabik Sudan, seperti yang dinyatakan oleh Letnan Jenderal Abdel Fattah Al-Burhan, Ketua Dewan Kedaulatan, pada tanggal 27 Juni 2023, dengan mengatakan: "Negara kita sedang menghadapi konspirasi yang motifnya adalah untuk mencabik-cabik persatuan negara."
Apa yang dilakukan Gaza bukanlah sekadar konfrontasi militer atau reaksi terbatas, tetapi gempa bumi yang menimpa entitas Yahudi di kedalamannya, dan titik balik penting yang mengungkap ketidakberdayaannya, membingungkan sekutunya, dan menggugurkan wibawanya yang diklaim. Mujahidin Gaza telah meledakkan pertempuran seluruh umat, dan membuktikan bahwa musuh lebih lemah dari sarang laba-laba, meskipun memiliki persenjataan senjata, dukungan Barat, dan perlindungan Arab yang khianat.
Televisi Al-Waqiyah: Dialog Kamis "Qabis Tercekik... Bencana Lingkungan di Balik Kolonialisme!"