Postingan Terbaru

Seri "Kekhalifahan dan Keimamahan dalam Pemikiran Islam" - Oleh penulis dan pemikir Thaer Salama – Abu Malik - Bagian 44

Seri "Kekhalifahan dan Keimamahan dalam Pemikiran Islam" - Oleh penulis dan pemikir Thaer Salama – Abu Malik - Bagian 44

Ketika kita mengatakan: Tawatur maknawi, maka kita mengambilnya dari proses transmisi yang mencapai tawatur, yang berasal dari induksi, Induksi, sebagaimana yang dikatakan oleh Asy-Syatibi: "Beginilah keadaannya; karena ia meneliti bagian-bagian dari makna itu untuk menetapkan darinya hukum umum, baik pasti maupun dugaan, dan ini adalah hal yang disepakati di kalangan ahli ilmu aqliyah dan naqliyah." Transmisi yang bermanfaat bagi tawatur maknawi ada tiga macam:

Pembuatan "Mufti yang Rasional" di Era Kecerdasan Buatan, Pembuatan Fikih yang Sesuai dengan Ukuran Barat dan Kliennya dari Para Penguasa

Pembuatan "Mufti yang Rasional" di Era Kecerdasan Buatan, Pembuatan Fikih yang Sesuai dengan Ukuran Barat dan Kliennya dari Para Penguasa

Di tengah keruntuhan politik dan intelektual yang dialami umat Islam, dan di saat konspirasi terhadap agama dan hukum-hukumnya terus berlanjut, rezim penguasa, dan perangkatnya dari lembaga-lembaga keagamaan resmi, muncul dengan konferensi yang membawa slogan-slogan berkilauan dan istilah-istilah teknologi yang menarik, untuk memberikan sentuhan "modernisasi" dan "pengembangan" pada proyek mereka dalam memalsukan agama. Salah satunya adalah konferensi "Pembuatan Mufti yang Rasional di Era Kecerdasan Buatan" yang diselenggarakan oleh Dar Al-Ifta Mesir di bawah naungan langsung kepala rezim, Abdul Fattah al-Sisi.

(Hari Kemerdekaan) ke-78 Pakistan akan Meraih Kemerdekaannya dengan Mendirikan Khilafah Rasyidah sesuai Manhaj Kenabian

(Hari Kemerdekaan) ke-78 Pakistan akan Meraih Kemerdekaannya dengan Mendirikan Khilafah Rasyidah sesuai Manhaj Kenabian

Dalam sistem internasional saat ini, apa yang disebut kemerdekaan tidak lebih dari sebuah sandiwara yang diatur, pembebasan sejati hanya tercapai ketika negara mengatur urusan internal dan hubungan eksternalnya sesuai dengan prinsipnya. Sebuah bangsa yang benar-benar beriman kepada La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah tidak akan merdeka kecuali jika menerapkan sistem Islam dalam pemerintahan, ekonomi, sosial, pendidikan, dan peradilan di tanahnya, di samping kebijakan luar negeri yang didasarkan pada dakwah dan jihad. Inilah makna sebenarnya dari kemerdekaan; oleh karena itu Pakistan belum merdeka!

168 / 10603