Postingan Terbaru

Radar: Hizbut Tahrir Wilayah Sudan Menerbitkan Pernyataan Pers Penting

Radar: Hizbut Tahrir Wilayah Sudan Menerbitkan Pernyataan Pers Penting

Setelah kelambanan kepemimpinan tentara dalam membantu kota Al-Fashir, yang telah dikepung sejak 10 Mei 2024, di mana 266 serangan terhadap kota itu berhasil dipatahkan, akhirnya pada hari Minggu, 26/10/2025, diumumkan bahwa kota itu telah jatuh ke tangan Pasukan Dukungan Cepat, yang mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menyerang kota itu dari lima arah, menggunakan iring-iringan besar kendaraan lapis baja, kendaraan tempur infanteri, pesawat tak berawak, dan infanteri, dengan bantuan tentara bayaran dari berbagai negara; dari Kolombia, Chad, Sudan Selatan, dan Afrika Tengah,

Bagaimana Bisa Orang yang Bertanggung Jawab atas Keamanan Rakyat Malah Melarikan Diri Mencari Keamanan?!

Bagaimana Bisa Orang yang Bertanggung Jawab atas Keamanan Rakyat Malah Melarikan Diri Mencari Keamanan?!

Berita Sudan dari Darfur 24 menyampaikan berita dengan judul: (Penarikan Terkoordinasi atau Keruntuhan?! Para Pemimpin Tentara, Pasukan Gabungan, dan Para Pejabat Meninggalkan Al-Fashir Dua Hari Sebelum Jatuh), yang menyatakan: (Dua sumber dari Darfur Utara mengungkapkan kepada situs Darfur 24 bahwa para pemimpin tentara, bersama dengan unsur-unsur dari Pasukan Gabungan dan Gubernur Darfur Utara, Al-Hafiz Bakhit, dan sejumlah anggota pemerintahannya, meninggalkan kota Al-Fashir dua hari sebelum Pasukan Dukungan Cepat mengumumkan kendali penuh atas markas Divisi Infanteri ke-6).

Agresi Orang-orang yang Dimurkai Tidak Berhenti, Adakah Pemimpin Rabbani yang Menghentikan Agresi Mereka dan Menghilangkan Entitas Mereka?!

Agresi Orang-orang yang Dimurkai Tidak Berhenti, Adakah Pemimpin Rabbani yang Menghentikan Agresi Mereka dan Menghilangkan Entitas Mereka?!

Inilah agresi terhadap Gaza yang diperbarui dengan apa yang disebut kantor penjahat Netanyahu sebagai serangan kuat di Jalur Gaza (Al Jazeera), dengan dalih bahwa Hamas melakukan serangan terhadap tentaranya di Jalur Gaza dan sebagai tanggapan terhadap pelanggaran perjanjian pengembalian jenazah, meskipun Hamas membantah keterlibatannya dalam insiden penembakan (Al Jazeera), sehingga entitas tersebut membunuh lebih dari lima puluh martir dalam beberapa jam, dan menegaskan bahwa serangan itu tidak berarti runtuhnya perjanjian gencatan senjata! Dan Trump menegaskan bahwa serangan udara Yahudi tidak akan merusak gencatan senjata!

Kekaisaran Melanjutkan Serangannya di Gaza dan Penangkapan Sami Hamdi untuk Membungkam Kebenaran

Kekaisaran Melanjutkan Serangannya di Gaza dan Penangkapan Sami Hamdi untuk Membungkam Kebenaran

Setelah entitas Yahudi memberi tahu Amerika Serikat tentang keputusannya untuk melanjutkan operasi kriminalnya di Gaza, lebih dari 109 putra tanah Palestina yang diberkati, termasuk 46 anak-anak, menjadi martir dan yang lainnya terluka sejak Selasa malam, 28 Oktober 2025, dalam serangan udara yang dilancarkan oleh tentara entitas di seluruh Jalur Gaza, yang menargetkan rumah-rumah warga sipil dan sebuah sekolah yang menampung pengungsi di Beit Lahia, utara Jalur Gaza.

34 / 10603