Postingan Terbaru

Membaca Al-Quran di Museum Agung Mesir, Ketika Dzikir Diingkari dan Kebatilan Diperbolehkan!!

Membaca Al-Quran di Museum Agung Mesir, Ketika Dzikir Diingkari dan Kebatilan Diperbolehkan!!

Insiden penangkapan seorang pemuda yang membaca ayat-ayat tentang Firaun di dalam Museum Agung Mesir telah memicu gelombang kontroversi yang luas, setelah beberapa orang yang berafiliasi dengan lembaga-lembaga keagamaan resmi mengecam tindakannya, menggambarkannya sebagai "tidak sopan terhadap Al-Quran" dan bahwa itu mengandung "sindiran berbahaya"! Insiden ini, dalam kesederhanaannya, mengungkapkan cacat mendalam dalam keseimbangan intelektual dan nilai yang mengatur kehidupan publik saat ini, dan mengungkap standar ganda yang mengatur tindakan orang-orang di bawah sistem yang didasarkan pada pemikiran sekuler.

Permata Buah - Pembawa Al-Qur'an Tiga Golongan

Permata Buah - Pembawa Al-Qur'an Tiga Golongan

Al-Hasan Al-Basri berkata: Pembawa Al-Qur'an ada tiga golongan: Seseorang yang menjadikannya barang dagangan, memindahkannya dari satu negeri ke negeri lain mencari apa yang ada pada manusia, seseorang yang menghafal huruf-hurufnya dan menyia-nyiakan hukum-hukumnya, dan dengannya dia menarik simpati para penguasa dan menyombongkan diri kepada manusia, dan seseorang yang mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, menghafalkannya, dan mengamalkannya sebagai penyeru dan ahli ibadah, dan dia adalah sebaik-baik pembawa Al-Qur'an.

8 / 10603