Postingan Terbaru

Balasan Sekali Lagi untuk Tuduhan Palsu Penulis Ibrahim Malik terhadap Hizbut Tahrir

Balasan Sekali Lagi untuk Tuduhan Palsu Penulis Ibrahim Malik terhadap Hizbut Tahrir

Setelah kampanye besar yang dipimpin oleh Hizbut Tahrir/Wilayah Sudan untuk menggagalkan rencana pemisahan Darfur sebagai komitmen terhadap hukum syariah, yang melarang perpecahan negara-negara Muslim, bahkan Islam melarang kaum Muslim memiliki dua khalifah, yang menunjukkan perlunya persatuan umat, dan besarnya dosa dalam perpecahan mereka, sebagaimana Nabi ﷺ bersabda: “JIKA DIBAYAT DUA ORANG KHALIFAH, MAKA BUNUHLAH YANG TERAKHIR DARI MEREKA BERDUA” Diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Sa’id al-Khudri, dan Muslim juga meriwayatkan dari ‘Arfajah bin As’ad dari Nabi ﷺ, beliau bersabda: “SIAPA PUN YANG DATANG KEPADA KALIAN SEDANGKAN URUSAN KALIAN TERSATU PADU PADA SEORANG LELAKI, DAN DIA INGIN MEMECAH BELAH PERSATUAN KALIAN ATAU MEMECAH BELAH JAMAAH KALIAN, MAKA BUNUHLAH DIA”, maka sudah selayaknya para ulama dan imam berdiri dengan kuat melawan rencana ini dan mendukung kampanye yang dipimpin oleh Hizbut Tahrir melawan pemisahan.

Dengan Islam, Penduduk Sudan Dilebur dalam Satu Wadah dan Menjalani Kehidupan Mulia yang Adil di Bawah Naungan Negaranya

Dengan Islam, Penduduk Sudan Dilebur dalam Satu Wadah dan Menjalani Kehidupan Mulia yang Adil di Bawah Naungan Negaranya

Jumlah penduduk Sudan mencapai 49,4 juta jiwa, menurut indikator Dana Kependudukan PBB tahun 2024, 96% di antaranya adalah Muslim. Sudan juga memiliki komunitas Kristen kecil dan individu yang menganut agama animisme. Masyarakat Sudan terdiri dari suku-suku yang berasal dari Arab, Afrika, dan Nubia yang terbagi menjadi lebih dari 500 kelompok etnis. Etnis Arab merupakan etnis dominan dengan persentase 70%, selain etnis lain seperti Beja, Nubia, Fulani, Jabartah, Fur, Masalit, dan lain-lain.

99 / 10603