Postingan Terbaru

Bagian Perempuan di Kantor Media Pusat Hizbut Tahrir Meluncurkan Kampanye Global Bertajuk: "Perang Sudan: Kisah Penjajahan, Pengkhianatan, dan Kekecewaan"

Bagian Perempuan di Kantor Media Pusat Hizbut Tahrir Meluncurkan Kampanye Global Bertajuk: "Perang Sudan: Kisah Penjajahan, Pengkhianatan, dan Kekecewaan"

Perang brutal di Sudan antara Angkatan Bersenjata Sudan yang dipimpin oleh penguasa de facto Sudan, Letnan Jenderal Abdel Fattah al-Burhan, dan Pasukan Dukungan Cepat paramiliter yang dipimpin oleh Mohamed Hamdan Dagalo "Hemedti", mantan wakil al-Burhan di Dewan Kedaulatan, telah memasuki tahun ketiga, yang telah merenggut nyawa puluhan ribu warga sipil. Beberapa perkiraan menunjukkan bahwa jumlah korban tewas dalam perang yang tidak masuk akal ini mencapai 150.000, dengan kekejaman mengerikan yang dilakukan oleh kedua belah pihak, termasuk eksekusi dengan darah dingin, penyiksaan, dan pemerkosaan

Ringkasan Kitab Al-Ajhizah - 4

Ringkasan Kitab Al-Ajhizah - 4

Sesungguhnya kekhalifahan adalah kepemimpinan seluruh umat Islam di dunia, dan ia adalah untuk menerapkan hukum-hukum Islam, dan membawa dakwah Islam ke seluruh dunia, maka ia adalah untuk menerapkan hukum-hukum Islam kepada manusia dan untuk menyebarkannya di antara manusia. Di dalamnya, umat Islam membaiat siapa pun yang mereka kehendaki, dan mengangkat siapa pun yang mereka inginkan sebagai khalifah bagi mereka, dan ia adalah jabatan manusiawi, dan ia sama sekali berbeda dengan kenabian, karena kenabian adalah jabatan ilahi yang Allah berikan kepada siapa pun yang Dia kehendaki untuk menerima syariat-Nya melalui wahyu, dan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam adalah seorang penguasa yang menerapkan syariat yang dibawanya, maka beliau memegang kekuasaan dan kenabian, dan Allah memerintahkannya untuk berhukum sebagaimana Dia memerintahkannya untuk menyampaikan risalah, maka Allah Ta'ala berfirman: (DAN HUKUMKANLAH DI ANTARA MEREKA DENGAN APA YANG ALLAH TURUNKAN), dan Dia berfirman: (HAI RASUL, SAMPAIKANLAH APA YANG DITURUNKAN KEPADAMU DARI TUHANMU),

184 / 10603