Postingan Terbaru

Hizbut Tahrir dan Proyek Khilafah Rasyidah: Alternatif Peradaban yang Komprehensif

Hizbut Tahrir dan Proyek Khilafah Rasyidah: Alternatif Peradaban yang Komprehensif

Dalam bayang-bayang krisis yang beruntun yang melanda dunia, dan terungkapnya ketidakmampuan sistem-sistem positif dalam menangani masalah manusia secara nyata, muncullah kebutuhan mendesak akan proyek peradaban yang komprehensif yang mengembalikan keseimbangan manusia, mengembalikan posisi umat Islam, dan memberikan contoh yang bijaksana kepada dunia dalam pemerintahan, perlindungan, dan keadilan. Dalam konteks ini, Hizbut Tahrir menawarkan proyek politik yang komprehensif yang diwujudkan dalam pendirian Khilafah Rasyidah sesuai manhaj kenabian, sebagai negara yang menerapkan Islam secara komprehensif, dan membawa risalahnya ke seluruh dunia.

Kapan Kita Menghentikan Intervensi Barat Kafir dan Organisasi Kolonialnya dalam Hidup Kita, dan Menghadapkan Wajah Kita ke Arah Tuhan Yang Maha Esa?

Kapan Kita Menghentikan Intervensi Barat Kafir dan Organisasi Kolonialnya dalam Hidup Kita, dan Menghadapkan Wajah Kita ke Arah Tuhan Yang Maha Esa?

Dengan dukungan organisasi Prancis Promediation, partai-partai Sudan mengadakan lokakarya di Port Sudan, seperti yang disebutkan di situs Sudan Tribune tertanggal 5 Oktober 2025: (Juru bicara blok Demokratik, Muhammad Zakaria, mengatakan bahwa lokakarya tersebut "membahas cara mengadakan dialog Sudan-Sudan, para pihak yang terlibat, tempat diadakannya, peran mediasi, dan masalah pendanaan"... Dia menjelaskan bahwa lokakarya tersebut akan diikuti oleh tahap-tahap lain dengan tujuan mencapai kesepakatan antara kekuatan-kekuatan politik terbesar di negara itu, untuk mencapai stabilitas, menjauhkan diri dari konflik, dan tarik-menarik negatif).

Radar: Gerakan Penguasa Sudan dan Mesir Terkait Bendungan Renaissance Menghilangkan Keamanan Air Bagi Penduduk Lembah Nil!!

Radar: Gerakan Penguasa Sudan dan Mesir Terkait Bendungan Renaissance Menghilangkan Keamanan Air Bagi Penduduk Lembah Nil!!

Mekanisme konsultasi bilateral yang dikenal sebagai 2+2, yang terdiri dari menteri luar negeri dan irigasi dari Mesir dan Sudan, mengadakan pertemuan di markas Kementerian Luar Negeri Mesir pada hari Rabu, 3/9/2025, di mana mereka membahas perkembangan berkas Bendungan Renaissance Ethiopia, dan pertemuan tersebut menghasilkan pernyataan bersama, di mana kedua belah pihak menyatakan kesepakatan penuh mereka tentang bahaya tindakan

67 / 10603